Amazon Ad Tag

Tampilkan postingan dengan label olimpiade. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label olimpiade. Tampilkan semua postingan

29 Agustus 2008

Cuap tentang curang di olimpiade beijing

Seorang yang dianggap hacker oleh media, bernama Mike Walker, mengaku telah menemukan data digital umur atlit cina di internet melalui usaha pelacakan mesin pencari dan menyatakan bahwa ada usaha oleh pihak cina untuk menutupi fakta bahwa atlit senam cina yang berlaga di olimpiade beijing lebih muda dari peraturan yang diberlakukan.

Dikatakan bahwa ketertarikannya muncul sejak melihat link yang ditujukan kepada file yang telah dihapus, dan link demi link semakin meyakinkan dirinya bahwa data yang dihapus dilakukan secara sengaja dan terorganisir untuk tujuan menutupi fakta tersebut. setelah menemukan data yang dilacaknya, ternyata file tersebut berisi kode bahasa cina yang setelah diubah ke dalam bahasa inggris menunjukkan nama dan umur atlit senam cina bernama He Xin yang menjadi juara di olimpiade beijing. Dikatakan bahwa He Xin berumur 14 tahun di 2008 (anggaplah usia menurut imlek setahun lebih tua, jadinya 15 tahun), padahal usia minimal yang ditetapkan adalah 16 tahun. pesenam lainnya, Jiang Yuyuan dan Yang Yilin juga terkena kasus yang sama.

Lebih tertarik kepada usaha cina untuk menutupi kebenaran daripada kecurangan yang telah dilakukannya, iapun melakukan posting pada blog pribadinya terkait masalah ini, dan memberikan bukti-bukti berikut caranya. banyak respon yang serupa dan mendukungnya dalam blog tersebut, serta sepertinya data yang ditunjukkannya telah disimpan di suatu tempat sebagai bukti hasil pelacakannya.

Para fanatik cina ada yang merespon dengan menyatakan "hacker" ini tidak punya kerjaan lain, dan bahwa urusan menipu umur adalah hal yang lumrah dan dilakukan oleh negara lain sebelumnya. alasan yang lucu, mengingat bahwa seorang penjahat menuduh orang lain melakukan kriminal hanya untuk mencari pembenaran diri, namun tidak akan menutup fakta bahwa yang dilakukannya tetaplah kriminalitas. dalam hal ini, lebih terlihat lagi dengan usaha yang dilakukan untuk menutupi fakta kecurangan yang dilakukan. apa tidak cukup melakukan kecurangan dengan penipuan penyanyi pembukaan olimpiade saja?

21 Agustus 2008

Cuap tentang pembukaan olimpiade

Di balik segala kemewahan dan keagungan pelaksanaan pembukaan olimpiade beijing 2008 yang berkesan sempurna, ada sebuah cerita kecil yang ga tanggung-tanggung mengandung pesan moral yang mampu membuat seorang cina murtad berpikir akan bobot sebuah image dan kesan penampilan bagi sosok negara cina dibandingkan dengan kualitas nyata dan efek balik dari fakta yang pada akhirnya akan diketahui oleh publik.

Adalah Zhang Yimou, sang komandan pembukaan olimpiade beijing 2008; yang menyatakan dengan jelas bahwa "tak ada satu kesalahanpun yang akan dibiarkan terjadi". Janji penuh tekad ini terasa sangat nyata saat kita merasakan sendiri pengalaman menyaksikan ritual pembukaan olimpiade beijing 2008 yang benar-benar high profile dan diakui sebagai acara pembukaan olimpiade yang memiliki anggaran dana terbesar selama ini. Logo olimpiade yang terdiri dari 5 cincin warna-warni itupun ditampilkan istimewa dengan pertunjukkan laser yang diukur ketepatan waktunya, belum lagi puncak acara yaitu penyalaan api dengan pertunjukkan manusia gantung dan terbangnya burung perdamaian.

Berbicara mengenai kesempurnaan tidak terlepas dari gadis pemanis yang selalu ada jatahnya dalam tiap acara manapun, standar yang ditentukan juga menuruti pola dan berkembang menurut kepentingan. Dalam hal ini adalah gadis pembawa bendera dan papan bertulisan yang akan konsisten untuk berjalan dengan anggun walaupun memakai gaun panjang sampai menyentuh lantai, tangannya harus kuat untuk terus memegang papan atau bendera tanpa letih, walaupun lengannya kurus langsing.

Sementara itu, penampilan adalah yang terutama. Gadis olimpiade beijing 2008 haruslah tinggi langsing dan berkulit putih mulus, berparas cantik dan senantiasa tersenyum manis sambil dapat melambaikan tangan dengan gemulai dan bergaya feminin. Bisa dikatakan kulit putih mulus yang bukanlah khas kulit cina yang umumnya kuning langsat adalah suatu keunikan yang tidak mencerminkan cina, namun tampaknya ini ditujukan agar tidak memberikan pengaruh buruk terhadap penjualan produk pemutih kulit dari cina yang banyak menjamur.

Cerita kecil yang dimaksud di awal artikel adalah mengenai gadis cilik yang cantik juga bersuara indah, dan tampil untuk menyanyikan lagu berjudul "ode to the motherland" pada pembukaan olimpiade beijing 2008. Gadis itu bernama Lin Miaoke, dan patut diakui bahwa dirinya telah tampil sangat menarik dan dengan suara yang indah mampu memukau seluruh pemirsa yang menyaksikan dirinya tampil bernyanyi. Duniapun terpesona dan melalui kekuatan media, keesokan harinya namanya pun melambung tinggi dengan segala pujian yang diberikan dalam pernyataan mereka di headlines maupun article bodies sebagai bintang yang sudah terlihat bersinar di masa mudanya, dengan paras yang cantik, penampilan yang menarik, dan suara yang begitu memukau.

Benarkah begitu? Ternyata kenyataan ditutupi tetap terkuak oleh kekuatan hati bijaksana yang ternyata masih ada dalam diri seorang cina. Adalah Chen Qigang, sang pengarah musik yang kemudian menceritakan kebenarannya di Beijing Radio mengenai perubahan yang harus tidak sesuai yang terlihat oleh mata, dan fakta yang terjadi di menit-menit terakhir sebelum penampilan untuk memenuhi misi "demi untuk menggabungkan suara sempurna dengan penampilan sempurna". Apa yang dimaksudkan adalah bagaimana penampilan Lin Miaoke yang sempurna itu adalah sebuah kepalsuan belaka namun keputusan ini dilaksanakan demi memenuhi kesempurnaan yang menjadi kepentingan nasional. Chen sendiri mengakui hal ini dalam kesimpulannya.

Paragraf berikut adalah kutipan yang diambil dari sebuah artikel dengan tema sama dengan alasan kalimat yang benar-benar menohok mantap :
"Saat mata dunia sedang menatap Cina, memang menjadi satu kepentingan bangsalah untuk menampilkan yang serba sempurna. Suara yang sempurna, cantik yang sempurna. Maaf ya, tapi tidak ada tempat untuk dengan rambut pendeknya yang dikuncir berdiri, dengan pipi tembemnya, apalagi gigi susunya yang berantakan. Talenta menyanyinya memang luar biasa, tetapi Cina harus menampilkan yang sesuai dengan konstruksi cantik pada umumnya".
- Kompas Komunitas : Chrysant Lily, Manado -

Pada kenyataannya, patutkah hal seperti ini dibiarkan terjadi? Apalagi pelakunya dibebankan kepada anak-anak yang notabene masih butuh bimbingan yang baik dan benar untuk masa depan mereka? Bukankah dengan begini Lin Miaoke mendapatkan pelajaran mengenai harga sebuah kecantikan yang melebihi bakat apapun, dan modal terpenting yang akan melambungkan dirinya walaupun memiliki kekurangan lain, karena bila ada yang kurang sekalipun akan dapat dimanipulasi demi mencapai kepentingan yang lebih tinggi prioritasnya. Benarkah harga sebuah kemunafikan dan manipulasi demi image dan harga diri, adalah hal yang patut diajarkan kepada generasi muda? Coba anda renungkan dengan hati nurani, tentunya bila anda merasa masih memilikinya.

Dan siapakah sesungguhnya gadis yang menyanyikan lagu "ode to the motherland" itu? gadis bersahaja yang mengorbankan harga dirinya itu berambut pendek dikuncir berdiri, dengan pipi tembem dan gigi berantakan, yang suaranya dicuri oleh Lin Miaoke demi kepentingan nasional.

Gadis bersuara emas itu bernama Yang Peiyi.

13 Agustus 2008

Cuap tentang Maria Kristin

SALUT! cuma itu yang ngai, eh ekhe, bisa ngomong. sejak kebangkitan indonesia di bulu tangkis jaman susi susanto, ini momen untuk kembali merebut kejayaan kita orang lagi. kayak yang dia bilang, buat ngelawan cina dia orang, yang penting mental. kalo teknik mah bisa belajar. maju terus maria kristin!

--------------------

Akhirnya kalah di semi final, finalnya tetap 2 peserta cina. gapapa maria, kamu top abis deh! terusin biar dapet perunggu. the best ya! ngai doain!

--------------------

Maria, Kesempatan Sekali Seumur Hidup
KOMPAS/WISNU WIDIANTORO

Rabu, 13 Agustus 2008 | 12:25 WIB

Laporan wartawan Kompas, Johannes Waskita dari Beijing

BEIJING, RABU - Penampilan luar biasa diperlihatkan Maria Kristin Yulianti di perempat final tunggal putri Olimpiade Beijing 2008, saat mengalahkan pemain muda India, Saina Nehwal, 26-28, 21-14, 21-15, Rabu (13/8). Menyelamatkan sembilan kali game point lawan meski akhirnya kalah di game pertama, memaksa Saina berlari keliling lapangan untuk merebut game kedua , dan membalikkan keadaan dari keadaan tertinggal 3-11 menjadi 21-15!

Apa yang dirasakan Maria saat tertinggal 3-11 di game terakhir? "Ini Olimpiade. Bisa masuk ke delapan besar dan menghadapi lawan dari India tak akan datang dua kali, ini kesempatan satu kali seumur hidup," ujarnya usai pertandingan.

Maria tidak kehilangan kepercayaan diri meski tertinggal begitu jauh, dan merebut enam angka untuk menipskan ketinggalan, 9-11. Saina sempat merebut satu angka, namun Maria kembali melaju dengan 10 angka berturut-turut dan memimpin 19-12, dan menutupnya dengan 21-15. Maria pun menjadi putri ketiga Indonesia setelah Susi Susanti dan Mia Audina yang masuk empat besar Olimpiade.

Di semifinal, Maria akan menghadapi unggulan kedua Zhang Ning. Sang juara bertahan yang meraih emas Olimpiade Athena 2004 ini menang tiga set atas pemain Perancis kelahiran China, Pi Hongyan, 21-8 , 19-21 , 21-19 . Pemain senior ini tak kuasa menahan haru saat memastikan angka terakhir dan lolos ke semifinal.

Mengenai peluangnya di semifinal, Maria mengatakan, "Di semifinal pasti lebih berat. Melawan siapa pun pemain China itu lebih ke mental, kalau teknik sih jelas kalah."

07 Agustus 2008

Cuap tentang tiket olimpiade palsu

Okelah, kita orang sering denger soal barang palsu made in china ... tapi kalo tiket olimpiade palsu baru kali ini ekhe ada denger, apalagi waktu olimpiade diadain di daratan sana. masa si ada orang cina bikin tiket palsu? bisa digorok sama pemerintah tuh. ekhe sih still yakin aja kalo tiket palsunya made in not china, bisa jadi ini ulah orang barat penjajah sana (ya aja deh, daripada dibilang sinofobik :P).

--------------------

Tiket Palsu Olimpiade Beijing Banjiri Internet
Devi Suzanti - detikinet

Beijing - Olimpiade 2008 di Beijing tinggal menghitung hari. Jelang ajang bergengsi olahraga tersebut, banyak beredar tiket palsu yang dijual untuk menonton pertandingan Olimpiade via internet.

Menurut panitia Olimpiade, banyak para penggemar olahraga di seluruh dunia yang terjebak oleh situs scam internasional yang menjual ribuan tiket palsu untuk Olimpiade Beijing. Walaupun terlambat, International Olympic Commitee (IOC) mengklaim sudah mengambil tindakan untuk menutup situs tersebut.

"Kami tidak dapat menerima tiket yang mereka beli dan membiarkan mereka masuk begitu saja," tandas Gerhard Heiberg, eksekutif pelaksana IOC yang dikutip detikINET dari Reuters, Selasa (5/8/2008).

Masih menurut Heiberg, paling sedikit ada enam situs yang tercatat menjual tiket palsu. "Panitia Olimpiade sudah melaporkan pelanggaran tersebut ke pengadilan distrik di California," ucap Heiberg lagi.

Salah satu situs yang diduga menjual tiket palsu, www.beijingticketing.com, diketahui menjual tiket termasuk tiket untuk acara pembukaan Olimpiade dengan harga US$ 2.150.

"Kami sangat bersimpati dengan mereka (korban-red), tetapi kami tidak bisa berbuat apa-apa, termasuk mengganti kerugian atau mengganti dengan tiket lain," ujar John Coates selaku Australia Olympic Commite (AOC).

Menurut laporan, kerugian yang diderita oleh warga Australia yang telah terjebak membeli tiket palsu tersebut mencapai lebih dari US$ 45.000. Sementara untuk tiket resminya, hingga minggu lalu, tiket yang dijual oleh tuan rumah penyelenggara Olimpiade telah habis.

Di lain sisi, masih ada beberapa tiket yang dijual di situs lelang eBay. "Tiket yang dibeli dari situs eBay kabarnya bisa menggunakan layanan antar, tapi saya pikir hal tersebut sangat beresiko," ucap Coates.

02 Agustus 2008

Cuap tentang cina mata-matai aktivitas olimpiade

detik-detik menjelang olimpiade, tuan rumah cina makin grasak-grusuk. sekarang, tamu dimata-matain di hotel-hotel. ati-ati aja data penting dicuri, tau sendiri kan cina suka nyuri teknologi, trus buat produk sendiri yang murah, kualitas parah, tapi omong besar. teroris, hayo lho, bisa tembus gak? ntar dibilang teroris dari tibet lho.

----------------------------------

China Kasak-Kusuk Intai Aktivitas Online Olimpiade
Fransiska Ari Wahyu - detikinet

Washington - Perhelatan Olimpiade Beijing tinggal menghitung hari. Pemerintah China kabarnya mulai kasak-kusuk meminta hotel-hotel milik asing menginstal software dan hardware agar pemerintah bisa leluasa memata-matai aktivitas online para tamu selama Olimpiade berlangsung.

Senator Amerika Serikat (AS), Sam Brownback, merilis sebuah dokumen dari Biro Keamanan Publik China yang meminta hotel-hotel menjalankan program pengawasan.

Isi dokumen tersebut kurang lebih sebagai berikut: "Menolak menginstal atau menghentikan pengoperasian sistem setelah penginstalan maka akan dikenai hukuman. Dalam kasus pelanggaran yang lebih berat, akses internet akan dicabut atau izin bisnis akan dibatalkan." Demikian dilansir CNN dan dikutip detikINET, Jumat (1/8/2008).

Disebutkan bahwa para wartawan, atlet, turis, aktivis akan menjadi sasaran pengawasan Biro Keamanan Publik. Sebelumnya dikabarkan bahwa pemerintah China mengumumkan akan melakukan sensor terhadap akses internet bagi reporter asing.

Beberapa hotel internasional mengakui tentang adanya 'pesan khusus' dari pemerintah China ini. Pihak hotel telah memberi peringatan kepada para tamu bahwa aktivitas internet mereka diawasi.

Salah seorang manager hotel mengungkapkan bahwa pemerintah China mampu mengawasi lalu lintas internet tanpa perlu melibatkan atau memberi tahu hotel-hotel tentang aksi mata-mata ini.

Sementara itu seorang mantan deputy assistant secretary of commerce AS menyarankan agar para pebisnis meninggalkan laptop di rumah sehingga informasi penting mereka tidak diintip.

29 Juli 2008

Cuap tentang maskot olimpiade

Makin deket waktu pembukaan olimpiade kontroversial, ada 5 maskot kelayapan di bandara beijing buat terima tamu turis. ga sekalian bagi-bagi boneka gratisan?

----------------

Robot Olimpiade Sambut Turis di Bandara Beijing

Beijing - Sambut perhelatan Olimpiade di Beijing, 5 buah maskot Olimpiade dalam wujud robot akan menyambut kehadiran turis di bandara Beijing.

Kelima maskot 'Fuwa' atau The Five Friendlies yang bernama Beibei, Jingjing, Huanhuan, Yingying dan Nini yang ditransformasi ke dalam bentuk robot tersebut dipajang di bandara Internasional Beijing mulai pekan lalu.

"Kami merancang kelima maskot menjadi robot, untuk mengkombinasikan Olimpiade dengan teknologi hi-tech," tutur Gao Qingji, pembuat robot tersebut seperti dikutip detikINET dari Reuters, Senin (28/7/2008).

Robot penyambut turis di bandara internasional beijing ini sangatlah pintar. Mereka bisa berbicara lebih dari 100 kalimat, baik bahasa China ataupun Inggris. Para turis yang ingin berinteraksi dengan kelima robot tersebut juga bisa menggunakan mikrofon dan sang robot akan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang simpel.

Selain bertugas menyambut turis dari seluruh belahan dunia, robot-robot tersebut juga memberi rekomendasi tentang spot pariwisata terkenal di Beijing dan memperkenalkan ibukota China itu secara garis besar.

"Kami hanya ingin memperlihatkan penyambutan yang hangat dengan meletakkan maskot robot di bandara, yang manjadi pemberhentian pertama saat orang menginjakkan kaki di negara ini," tutur Qingji.

06 Juli 2008

Cuap tentang Beijing 2006 - 2008

Curhat seorang perantau di cina :

Ouh! Bulu Ketiak di Subway Beijing

Cindy Kusuma - Beijing

Musim panas 2006, saya sampai ke kota Beijing . Saya merasa ibukota selalu begitu-gitu saja. Sesak dengan manusia dan asap kendaraan. Saat itu saya datang dengan harapan yang jauh lebih tinggi dari itu. Maklum, saya sering sekali dengar kalau China adalah negara yang kemajuannya sangat pesat. Tapi ketika saya betul-betul terjun ke masyarakat Beijing, masih banyak yang membuat saya terbelalak dan menganga kaget.

Orang merokok di hampir semua tempat. Makan siang minumnya bir. Laki-laki bertelanjang dada berkeliling-keliling di halaman kampus dengan perutnya yang buncit. Orang meludah sembarangan. Dan yang paling sering jadi bahan pembicaraan teman-teman saya, cewek-ceweknya tidak mencukur bulu ketiak alias ketek! WOW! Padahal tak sedikit dari mereka yang memakai tank top atau kemben yang paling fashionable, dengan potongan rambut yang terkeren dan asesoris paling menarik. Dan yang TER-parah adalah apabila mereka kebetulan berada di depanmu ketika di dalam bus atau subway dan dengan pedenya mengangkat tangan tinggi-tinggi untuk berpegangan. TIDAK! Rasanya kami malu dan canggung sekali, padahal mereka cuek-cuek saja.

Dua tahun sudah saya di sini, tahun 2008, yang juga merupakan tahun olimpiade, banyak sekali perubahan yang mencengangkan. Pemerintah China yang tegas melarang merokok di tempat-tempat umum, mengkampanyekan hidup yang lebih tertib, bersih, dan sehat. Masyarakat yang penuh kesadaran juga berubah ke arah yang lebih baik. Tidak meludah sembarangan, pelayan restoran lebih sopan dalam melayani pelanggan, memakai atasan kalo berjalan-jalan, dan sebagainya demi menyambut pesta olahraga akbar ini.

Tetapi yang masih belum berubah adalah soal bulu ketek. Saya dan teman-teman saya selalu merasa penasaran. Kalau ada yang memakai baju you can see atau lengan super pendek, kami selalu berusaha ‘mengintip’ ke bawah lengannya. Kalau bersih, kami mengelus dada dan tertawa-tawa, “ooo, bersih”. Tetapi kalau ada hutannya, kamipun langsung terpekik dan merasa canggung sendiri. Hahaha... Siapa suruh kamu mau tau aja urusan orang?

Konon menurut teman asli Tiongkok, gadis-gadis yang mencukur bulu ketiaknya dianggap sebagai gadis-gadis ‘nggak bener’. Sebuah alasan yang aneh bukan? Mungkin mulai banyak dari mereka yang merasa tidak setuju juga, oleh sebab itu mereka juga mulai mencukur hutan rimba itu.

Sayapun tertawa di dalam hati. Siapakah aku ini di antara 1,3 milyar penduduk China sampai aku mengharapkan mereka untuk mencukur bulu ketiak? Seharusnya saya juga sudah bersyukur mereka mau berhenti meludah dan bicara keras-keras di ponsel, terutama kebijakan pemerintah yang sungguh terasa padahal hanya dalam kurun waktu 2 tahun. Yang terpenting adalah belajar beradaptasi terhadap kebiasaan yang bagi kita aneh, tapi sangat normal bagi mereka. Toh, tidak mencukur bulu ketiak tidak merugikan siapa-siapa.

------------------------

Ya memang bagus usaha pemulihan image demi demi menjelang olimpiade, tinggal tunggu hasil setelah itu saja. apakah setelah olimpiade masih dipertahankan, atau kembali lagi. atau apakah perbaikan pola hidupnya hanya diberlakukan di kota besar demi olimpiade, atau memang sadar perlu merata. kalo soal ketek mah ngai cinchaylah. asal ga ada bulu yang melayang jatuh ke makanan ngai ajah.