Amazon Ad Tag

Tampilkan postingan dengan label website. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label website. Tampilkan semua postingan

06 Januari 2009

Cuap tentang situs obat herbal palsu

tuwey pu ci kalo uda kelamaan, kalna uda lewat taon balu tapi ngeliat banyak yang masih numpuk di gudang altikel itu masih dali taon lalu :D ini sekedal cuci mata buat nambah info dalipada nanti ga tau malah kenapa2. Obat helbal cina emang udah telkenal manjul kalo yang dikasih sama sinse sinse telpelcaya, masalahnya ini. banyak websait yang jualan obat helbal yang ga jelas manfaatnya secala onlain. ya mungkin sifat bisnis olang cina juga, yang penting dapet duit dulu, kalo ada olang mati itu ulusan belakangan. toh kalo uda kaya bakal dianggap sukses.

met taon balu ya semuanya, haiyaaa. betewe, bental lagi sincia lo :))

------------------------------

Cina Daftar Hitamkan 74 Situs Herbal

Senin, 15 Desember 2008 | 09:46 WIB

JAKARTA, SENIN – Badan pengawas obat tradisional Cina telah mendaftarhitamkan 74 situs Web yang dicurigai menjual obat palsu secara online. Situs-situs ini menjual barang dengan judul Obat Tradisional Cina, tetapi menurut Lembaga Administrasi Negara Obat Tradisional Cina obat-obat tersebut tidak bermanfaat.

“Selama beberapa tahun, menindaklanjuti laporan-laporan dari warga dan penyidikan oleh lembaga kami, kami menemukan banyak situs Web yang menjual obat herbal palsu,” kata Lembaga Administrasi tersebut.

Beberapa situs, begitu kata Lembaga Administrasi, menjual ramuan herbal palsu yang disebut-sebut terafiliasi dengan lembaga-lembaga yang ada seperti China Research Centre for Chinese Medicine. Faktanya, hanya 10 perusahaan yang memiliki lisensi untuk menjual obat Cina tradisional melalui Internet.

Badan pengawas telah menerbitkan daftar situs tersebut dan menyarankan anggota masyarakat untuk tidak menggunakannya. Namun situs-situs tersebut dikabarkan telah menghilang. Situs-situs obat herbal ini disebutkan banyak menjual obat palsu ke Amerika dengan nilai transaksi lebih dari satu miliar dolar AS.

30 Desember 2008

Cuap tentang blok website (3) dan promosi politik

Sebusuk apapun ekhe, yang penting orang rumah ekhe ga tau busuknya ekhe. Mungkin itu yang jadi pemikiran cina, dan jadi dasar untuk ngatur media supaya beritain yang bagus-bagusnya aja tentang dia. Udah rahasia umum kalo manipulasi media dilakukan oleh negara untuk melaksanakan propagandanya, dan sebagai orang luar, kita hanya bisa melihat dengan tereneg-eneg ketika ada upaya yang terlalu mempromosikan secara positif untuk tujuan mengaburkan realita.

Beberapa contoh, promosi sosialis saat perang ideologi dulu memanfaatkan gambaran kerjsama pemerintah dengan rakyat yang solid. Toh realitanya jelas bagaimanapun rakyat tertindas, di cina sendiripun yang katanya merupakan contoh sukses negara sosialis komunis, akhirnya berubah menjadi kapitalis dan petani sebagai ujung terbawah akar rumput yang menopang negara menjadi tertindas dengan kelakuan aparatnya. Kesejahteraan yang dicuap-cuapkan menjadi tak bermakna, persis seperti saat kita melihat perang kampanye calon anggota legislatif dan partai politik kita sendiri.

Lihatlah betapa kampanye yang tidak menjaga estetika bertebaran di indonesia, bahkan tanpa ragu lagi, menyebarkan kalimat-kalimat indah seakan menebarkan janji atau mencoba memposisikan diri setingkat dengan isi kalimatnya. Belum lagi iklan di tv yang cuma nampang, yang penting foto diri, nomor coblos, dan kalimat indah buat pemanis, selalu meramaikan ajang pemilihan yang pada akhirnya cuma menipu rakyat. Rakyat itu butuhnya realita dan kesejahteraan, bukan iklan. Kalau memang peduli rakyat, sebelum musim kampanye kemana aja? kok ga keliatan tuh andilnya, bisanya cuma ngurusin aturan gak penting.

Ups, kebanyakan ngelantur. Kembali ke ci? na. Usaha untuk menjaga keamanan dengan membatasi media memang baik, tapi namanya juga pemerintah, kalau tidak ada pengawasan dan menjadi kuasa tunggal, ujung-ujungnya media cuma bakal jadi corong pemerintah untuk propaganda saja. Kebebasan warga malah menjadi terkekang, ketakutan mewabah karena alasan yang diberikan terasa konyol. Website mengenai Tibet tidak boleh? dasar penjajah, dulu benci banget dengan jepang dan bule, ngatain mereka penjajah kapitalis. Sekarang sadar diri gak? udah ngaca blom? Sin cing ping.

---------------------------------

Senin, 22/12/2008 15:20 WIB
China Hadang The New York Times
Ardhi Suryadhi - detikinet

Jakarta - China terkenal sebagai salah satu negara yang menjalankan sensor ketat terhadap media. Termasuk lalu lintas berita di internet.

Kabar teranyar seputar pemblokiran di negeri tirai bambu ini menyebutkan, situs berita asal Amerika Serikat The New York Times menjadi korban penghadangan selanjutnya.

Hal tersebut diungkapkan sendiri oleh pihak The New York Times setelah mendapat laporan bahwa situsnya tidak bisa dibuka oleh pengguna internet di China.

Memang dalam laporannya tersebut, seperti dikutip detikINET dari Msnbc, Senin (22/12/2008), pemblokiran tidak dikatakan terjadi di seluruh wilayah China, namun hanya dirasakan bagi pengguna internet di kota besar macam Beijing dan Shanghai.

Pemblokiran sebuah situs bukanlah barang baru bagi China. Pada ajang Olimpiade Beijing beberapa waktu lalu saja, situs berita BBC versi bahasa China juga menjadi korban penghadangan. Hal serupa juga terjadi dengan situs Voice of America (VOA), media Hong Kong Ming Pao serta Asiaweek di awal bulan ini.

Menteri Luar Negeri China mengatakan bahwa kebijakan pemblokiran dilakukan lantaran konten yang ada di situs tersebut dianggap bertentangan dengan hukum yang berlaku di negara tersebut.

Seperti berita-berita yang menguak konflik yang terjadi di Tibet ataupun berita yang sifatnya mengkritisi dan menyinggung Partai Komunis yang berkuasa di China. ( ash / fyk )

07 Agustus 2008

Cuap tentang blokir website (2)

Inget soal blokir internet sama pemerintah cina kemaren ini? ada yang blokirannya dibuka belakangan, tapi yang soal tibet dan falungong atau sejenisnya masih tetap diblok. kejadiannya kalo ga salah sebelum ada berita soal program mata-mata di hotel. ekhe telat postingnya.

----------------

Pemblokiran Situs Dicabut
Mohammad Yanuar Firdaus - detiksport

Jakarta - Pemblokiran beberapa situs saat berlangsungnya Olimpiade Beijing 2008 akhirnya dibatalkan setelah banyak tekanan datang kepada pihak penyelenggara Olimpiade Cina.

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak penyelenggara mengeluarkan keputusan pemblokiran beberapa situs yang dinilai bisa mengganggu jalannya Olimpiade karena unsur politis yang ada dalam situs tersebut.

Putusan tersebut kontan direaksi oleh beberapa kalangan, salah satunya dari institusi media. Pemblokiran tersebut dinilai menghambat akses informasi.

Permintaan pembatalan pun dikirimkan dan mendapat sambutan positif dari Komite Olimpiade Internasional (IOC).

"Isu itu telah diselesaikan. Komisi Koordinasi IOC dan BOCOG bertemu semalam dan sepakat. Penggunaan internet akan sama dengan di Olimpiade lainnya," kata wakil presiden IOC Gunilla Lindberg seperti dilansir Reuters.

Namun demikian masih ada beberapa situs yang akan diblokir karena dianggap tidak memiliki keterkaitan dengan Olimpiade atau yang berbau subversif seperti situs pergerakan spiritual Falun Gong.

"Akan ada pemblokan terhadap laman yang berbau pornografi atau yang dipandang pemerintah sebagai subversif atau bertentangan dengan kepentingan nasional, dan hal itu normal sebagaimana juga terjadi di negara lain di dunia," sambung ketua komisi pers IOC Kevan Gosper.

10 April 2008

Cuap tentang blok website

Kemaren ini ada rame-rame, pertama dari situs pemerintah yang diobok-obok, trus om roy suryo ngaduin ke media bahwa yang nge-hack website itu adalah blogger. Euy om roy! Sadar dong! Uda sering komen yang ga penting, ini ngerusak nama baik orang. Hacker ya hacker, kalo obok-obok ngerusak itu cracker, jangan bawa-bawa blogger! Abis itu ada ribut-ribut soal video dokumenter yang dibuat seorang atheis, yang judulnya FITNA itu lho. Heboh deh tiba-tiba, ga tau kenapa. Ekhe mah gak banyak gaul sama barang gosipan, sibuk cari uang dan nonton pilem.

Nah, kemaren ini ada orang pemerintah yang kasi ultimatum buat ngeblok website-website tertentu, terutama yang ada film FITNA. Jadinya YouTube kena, lalu MySpace en Rapidshare juga. Orang-orang yang melek IT en ga kemakan alesan konyol yang dimuntahin pada ngamuk-ngamuk, sampai buat petisi online segala. Ekhe juga ikutan, kaget juga karena pas paginya ngisi baru sekitar sacheng (3000), pas sorenya ngecek ternyata uda lakcheng (6000)!

Kalo you mau liat bisa cek ke sini

Dan di bawah ini komen ekhe :

3832. STOP PEMBODOHAN RAKYAT DENGAN ALASAN AGAMA DAN POLITIK! Youtube tidak memaksa pengunjungnya menonton FITNA dan tidak semua yang menonton percaya. Pelarangan hanya membenarkan apa yang dikatakan di dalam dokumentasi tersebut. Apakah Indonesia tidak lagi menuju demokrasi tapi KOMUNIS?! Masih banyak yang perlu dibenahi pada sektor kerakyatan dan moral, bukan mengurusi masalah sepele dengan cara pembodohan! Agama sendiri perlu pembenahan, itu adalah FAKTA yang perlu diperhatikan. Jangan gila hormat menyatakan agama adalah SUCI kalau fakta lapangan yang tidak beres selalu dibiarkan! Wujudkan kedamaian melalui agama, bukan DIKTATOR AGAMA dan POLITIK!

--------------

Parah juga sih, bangsa Indonesia terlalu sensitip kalo ada yang noel-noel agama mayoritasnya. Langsung aja ribut-ribut en ngerusuh kaya gini, padahal mah pas ada penindasan ke agama laen pemerintah pada adem ayem aja. Mana sampe susun bajet buat berantas tu film segala, ga tanggung-tanggung perhitungan yang beredar nyampe 18 trilliun rupiah! Ini mah ujung-ujungnya dikorupsi seperti biasa deh, kebaca banget.

Bukan itu aja neh! Ekhe sekalian mau hubungin ke daratan, RRC sanah. Karena sebelum-sebelumnya RRC juga sama, alergi banget sama demokrasi dan HAM, agama diteken, segala yang mempertanyaken sistem komunis yang berkuasa langsung ditutup dalem-dalem. Udah sejak perang dingin RRC menutup diri dan kontrol ketat negaranya, juga benci dan musuhin Taiwan banget yang ga mau gabung dengan komunis. Taiwan pan demokrasi, dan waktu perang sodara di Cina, partai komunis ngedesek partai demokrasi sampe ke pulau Taiwan sekarang. Sejak itu Taiwan dibilang pembangkang oleh RRC dan Taiwan ngakunya Cina yang merdeka terlepas dari RRC.

Nah, orang Indo kan banyak yang turunan cina tuh. Ntah kenapa banyak yang dukung RRC karena dianggepnya daratan besar, mainland, asal nenek moyang. Trus nuduh Taiwan pemberontak juga, persis RRC. Lucuna, padahal sama-sama Cina masih bisa musuhin, padahal biasanya pake pepatah "Sesama Cina janganlah saling memusuhi" ... kemana tuh "kebijakan" Cina? Emang dasar kalo otak militan khas komunis mah cari musuh terus, ga ada musuh ya buat baru. Xenophobic ... malah ngatain Sinophobic ke orang yang kritik RRC, mungkin Taiwan uda ga dianggep satu ras kali ya.

Beda dengan Taiwan yang sumber informasinya lancar (Malah jadi tulang punggung Asia untuk jalur internet. Makanya kaya, hampir semua lewat dia sih), RRC ngebatesin banget akses internet disana. Uda beberapa taon ini RRC ngeboom lho internetnya, perkembangan teknologi seperti modem dan jaringan uda pesat en jadi komoditi dagang buat ekspor (Walaupun seperti biasa produk RRC mah ga jelas kualitasnya, ngakunya Q1 padahal produk gagal). Yang ekhe ngeh pertama kali itu pas ada heboh RRC ngeblok akses RSS yang biasa dipake buat blogging pada tanggal 4 Oktober 2007.

Ga lama setelah Pakistan ngambek sama YouTube en ngeblok total disitu, RRC juga ngeblok YouTube tanggal 16 Maret 2008 setelah ada info dan video tentang rusuh Tibet yang makan korban hasil penindasan pemerintah RRC. Sepertinya RRC ga mau nanggung malu karena ketauan uda menjajah Tibet (uda rahasia umum tuh! Sendirinya sering koar-koar Jepang penjajah malah ga pernah ngaca) apalagi pas taon ini. Pan RRC ceritanya mau jadi tuan rumah Olimpiade, padahal banyak yang protes tuh dari rakyat RRC sendiri. Yang lucu, banyak perundangan RRC ga berlaku buat Hongkong dan Macau. Ga ada kasus pemerintahan yang sensor kritik atau konten politik maupun agama di daerah itu.

Peningkatan usaha pemerintah untuk netralisir opini online terjadi abis ada protes anti korupsi, anti polusi dan anti Jepang yang banyak diatur dan dipublikasikan lewat messenger, chatroom dan sms. Sekitar saban (30000) polisi internet selalu siap sensor isi internet, portal seperti Sohu en Sina sering diisi komen kritis yang langsung diapus cuma dalam itungan menit. Sampe 31 Maret 2008, Wikipedia bahasa inggris aja diblok lho! Aksesnya dibuka juga karena IOC (komite olimpiade internasional) yang minta.

Blok yang dibuka sering buat acara khusus, kaya misalnya waktu New York Times yang dibuka bloknya karena wartawan yang tanya ke Jiang Zemin tentang itu. Juga waktu pertemuan APEC di Shanghai taon 2001, tiba-tiba sumber media yang biasanya diblok kayak CNN, NBC dan Washington Post jadi bisa diakses.

Terus, tau tembok Cina yang ngetop itu kan? Ceritanya RRC mau buat proyek Golden Shield a.k.a The Great Firewall of China. Dibajetin sampe 800 juta dollar lho, cuma sayangnya menurut Universitas California dan New Mexico, itu bukan Firewall beneran karena material yang diblok kadang lewat gitu aja.

Taon 2000 bulan September, aturan yang dikeluarin RRC memaksa website Cina supaya ga bisa link ke luar berita tanpa persetujuan. Cuma yang punya ijin yang bisa, dan mengijinkan petugas buat akss segala macam informasi sensitif yang mereka mau. Selain itu, banyak konten web yang disensor, dari domain ataupun yang mengandung kata seperti dalam list di bawah :

democracy
human rights
dictatorship
crime against humanity
communist bandits (nick from kuomintang)
massacre
genocide
oppression
reeducation through labor
red terror
evil
sino-russion border treaty
tiananmen square massacre 1989
dongzhou protest of 2005
xinjiang
tibet
exiled tibet government
dalai lama
politicians
voice of america
falun gong
dharma chakra
taiwan
playboy

Karena sentimen sama yang berhubungan dengan Falun Gong (grup spiritual yang dinyatakan melanggar hukum), website mereka diblok. Juga topik kebrutalan polisi seperti Pembantaian di Tiananmen taon 1989, kebebasan bicara, demokrasi, dan Marxisisme. Voice of America, BBC News, Yahoo! Hong Kong, Google, AltaVista, Technocrati, YouTube, Wikipedia, Blogspot dan Livejournal termasuk yang kena blok. Karena musuan sama Taiwan, semua website yang dimiliki Taiwan gak boleh masuk ke RRC beserta website yang ada isi tentang kemerdekaan Taiwan. Selain itu, website yang terhubung ke Dalai Lama dan gerakan kemerdekaan Tibet internasional dan ajaran-ajarannya juga diblok. Pada September 2007, website yang menyediakan fitur seperti blog dan forum dihapuskan. Perkiraan CBS bilang bahwa setengah site interaktif di Cina diblok.

Nah, sekarang tinggal Indonesia nih. Mau ngikutin jejak Cina yang diktator dan komunis? Sok ngeblok-ngeblok malah buat rakyat makin bodoh aja tau, atau jangan-jangan emang itu tujuannya ha? Haiya ...