Amazon Ad Tag

Tampilkan postingan dengan label ceng beng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ceng beng. Tampilkan semua postingan

01 April 2008

Cuap tentang Festival Ceng Beng (Panggil Ghostbuster!)

Festival Ceng Beng (Qing Ming) atau ziarah kuburan dirayain tiap taon, bisa dipastiken lokasi kuburan cina rame n penuh sesak oleh pengunjung dan penjual barang dan jasa pengkuburan (jual bunga dupa n segala). Pada dasarnya dilakukan oleh penganut aliran Konghucu buat menghormati arwah nenek moyang, leluhur yang telah meninggal. Nunjukkin kalo orang cina seharusnya menghormati orang tua, tidak seperti yang terjadi saat revolusi dimana anak muda ngelawan orang tua setelah dipengaruhi politik cuci otak pemerintah cina saat itu yang meninggalkan tradisi demi kemajuan industri.

Sejarahnya, pemujaan arwah oleh orang cina menggunakan ritual yang rumit dan biaya yang mahal, sehingga Kaisar Xuanzong dari Dinasti Tang menetapkan standar upacara pemujaan dengan perayaan arwah di hari itu cukup dengan ngunjungin kuburan. Jadilah Ceng Beng. Petani banyak yang bertamasya bersama pamili, atau mulai membajak sawah di musim semi. Banyak juga yang bermain layangan berbentuk hewan atau karakter khas cina.

Ngomong-ngomong tentang hormatin leluhur, ada kecenderungan baru pada orang cina yang dicuci otaknya oleh ajaran agama tertentu. Hasilnya adalah kebanggaan karena tidak lagi ngerayaain sincya, megang hio, sembahyang, atau ga ke wihara. Plis deh, mo pindah agama kek, ga mo megang hio kek, silahken aja. Ga ada urusannya ngerasa bangga. Emang dasar fanatik mah susah, yang agama satu bilangnya megang hio itu nyembah orang mati, nyembah setan, agama satu lagi bilang ga sembahyang itu murtad, durhaka. Ini cuma tradisi oy!